Me, Myself & Irene

work hard, travel even harder

Menu Close

Category: Story (page 2 of 6)

Autumn in Melbourne

My favourite season is autumn. As I live in Indonesia which only has two seasons : wet and dry, it is impossible to see the leaves turn into orange. Luckily, I could experienced it when I arrived at Melbourne on April.

On a gloomy day, I went to the city and headed to Federation Square. I walked further until reached Yarra River, the famous river in the heart of Melbourne. I took a break then captured this lovely orange leaves on the ground.

Best time to catch autum in Melbourne : March-May.

** This post is participated in Weekly Photo Challengeย Seasons **

Duplicate

My sister likes to duplicate someone’s pose. Everytime we travel and see an interesting statue, she’ll ask me to take a picture of her act. The picture above is one example.

It was taken atย Wat Phnom , the tallest religious structure in Phnom Penh. When you come to the east entrance, you’ll see Dwarapalakas statues (guard of the temple) on the main stairway. There will be a small fee US$ 1 .

** This post is participated in Weekly Photo Challenge Life Imitates Art **

Me Time

Human is social creatures, we couldn’t live without someone else. But sometimes we need to have “me time”, which is hard for busy people who lives in a big city. I hadn’t had it since 3 months ago.ย  Been busy with works, made me kinda miss to do nothing and indulge myself.

One of me time activity is go to a coffee shop. Order a nice cappuccino, accompanied with a yummy cake. It’s okay to check your phone for once but don’t ignore your super tempting little treat ๐Ÿ™‚

(Cappuccino and lamington cake by Krimper Cafe in Melbourne)

** This post is participated in Weekly Photo Challengeย time **

Make A Wish

There are few ways to express a wish making. Either to pray, throw a coin into a pool/well or maybe blow a candle on your birthday cake.

Kek Lok Si Temple in Penang – Malaysia has colourful wishing ribbons. Each colour represent a different wish. Success, health, wealth, happiness, prosperity etc.

** This post is participated in Weekly Photo Challenge vibrant **

Sukses Diet Mayo

Timbangan bisa jadi sahabat atau musuh buat cewe. Kalo beratnya ideal atau lebih-lebih dikit, jadi sahabat. Tapi kalo lebihnya banyak? Wasalam..

Saya termasuk orang yang jarang nimbang. Paling kalo baju/celana berasa agak sempit atau pipi keliatan temben, baru deh iseng nimbang. Dan kejadian deh bulan lalu, berat saya 5* kg (sensor). Gak shock sih, soalnya males olahraga juga *tepok jidat

Puncaknya pas bongkar lemari nyokap dan nyoba baju lama doi, sempit. Hadeeeh..

Itu baju pas kapan?

Udah punya cece apa sesudahnya yah. Lupaa..

Hah?? Yah ampun, you dulu kecil yah?

Iya donk! *nyokap dengan bangganya*

OMG! You udah punya anak, lebih kecil, daripada aku sekarang.. #mewek

Jadilah makin bertekad buat diet. Trus mikir diet apa yah yang cocok, yang turunnya signifikan dalam waktu singkat dan durasinya pendek aja. Seorang temen nyaranin coba diet mayo. Pertama denger, saya pikir diet dengan makan mayonaise aja. Make sense kan, diet mayo-naise? :p

Setelah googling, ternyata diet mayo itu adalah diet tanpa garam selama 13 hari. Orang-orang yang udah nyoba, beratnya turun hampir 5-8 kg. Gak perlu olahraga juga lagi *oops

Saya baca resepnya. Alamak, semuanya harus direbus. Kalo pun digoreng, harus dengan butter tawar. Cari-cari resep lain, ketemu juga yang agak ringan.

Referensi diet mayo

Referensi diet mayo

Menu di atas cuma buat panduan aja, gak harus sama persis. Berhubung kreatif, saya modifikasi dikit ๐Ÿ˜€


Jurnal Diet Mayo (7 – 19 September 2015)

Hari #1 : 7 September 2015

Pagi -> secangkir teh tawar.

Siang -> 2 telur rebus + 1/2 ikat bayam rebus + 1 tomat + 1 roti gandum.

Malam -> 1 ons daging sapi ‘goreng’ + selada + buncis + wortel.

#EVALUASI#

Saya hobi banget minum air dingin. Hampir batal gara-gara buka kulkas tanpa sadar. Buru-buru ambil label, tulis “NO COLD WATER” dan tempel di pintu kulkas. Aman :))

Hari #2 : 8 September 2015

Pagi -> secangkir teh tawar.

Siang -> 1 ons daging sapi ‘goreng’ + selada + 1 kentang rebus.

Malam -> 2 ons ayam kukus + 1 buah pisang.

#EVALUASI#

Berkeringat banyak dan sering pipis.

Hari #3 : 9 September 2015

Pagi -> secangkir teh tawar + 1 roti gandum.

Siang -> telur dadar isi bayam dan tomat + 1 buah mangga.

Malam -> 2 ons ayam kukus + selada +1 buah pisang.

#EVALUASI#

Keringat sedikit berkurang dan sering pipis.

Hari #4 : 10 September 2015

Pagi -> secangkir teh tawar + 1 roti gandum.

Siang -> 1 telur rebus + 1 kentang rebus + 100 gr edamame rebus + 1/4 buah melon.

Malam -> 1 mangkok pepaya + 1 gelas susu rendah lemak.

#EVALUASI#

Paginya nimbang, udah turun 2 kg. Makin semangat, yeay!

Hari #5 : 11 September 2015

Pagi -> secangkir teh tawar.

Siang -> 2 ons ayam kukus + 1 kentang rebus.

Malam -> 1 ons ikan bakar + 1/2 ikat bayam rebus.

#EVALUASI#

Turun 1 kg lagi.

Hari #6 : 12 September 2015

Pagi -> secangkir teh tawar + 1 potong roti bakar.

Siang -> 2 ons ayam kukus + selada + 1 kentang rebus + 1 buah pepaya.

Malam -> 2 telur rebus + 1 buah pisang.

#EVALUASI#

Siang itu saya ada nikahan temen di Depok, alhasil saya bawa bekal sendiri dan dimakan pas di TKP. Sempet diketawain temen-temen, tapi show must go on. Walaupun panas banget, puji Tuhan gak tergoda buat minum yang dingin/segar atau nyemil kue di sana ๐Ÿ™‚

Hari #7 : 13 September 2015

Pagi -> secangkir teh tawar.

Siang -> 1,5 ons steak sapi + 1 kentang rebus + 1 buah mangga.

Malam -> 2 buah pisang + 2 telur rebus.

#EVALUASI#

Berkeringat dan frekuensi pipis normal.

Hari #8 : 14 September 2015

Pagi -> secangkir teh tawar.

Siang -> omelet tomat dan buncis + selada.

Malam -> 1 ons daging sapi tumis + buncis + wortel + selada.

#EVALUASI#

Turun 1/2 kg.

Keringat mulai berkurang.

Hari #9 : 15 September 2015

Pagi -> secangkir teh tawar.

Siang -> 1 ons ikan bakar + 1 mangkok pepaya.

Malam -> 1 ons ayam kukus + yoghurt tanpa gula + 1 buah mangga.

#EVALUASI#

Senyum sendiri tiap lewat depan kulkas ๐Ÿ˜€

Hari #10 : 16 September 2015

Pagi -> secangkir teh tawar + 1 potong roti bakar.

Siang -> telur dadar isi tomat dan buncis + 1 buah mangga.

Malam -> 1 ons steak sapi + buncis + wortel + selada.

#EVALUASI#

Sama seperti hari sebelumnya.

Hari #11 : 17 September 2015

Pagi -> secangkir teh tawar + 1 potong roti bakar.

Siang -> 1 telur rebus + 1 buah pisang + 1 buah mangga.

Malam -> 1 mangkok pepaya + 1 gelas susu rendah lemak.

#EVALUASI#

Turun 1/2 kg.

Hari #12 : 18 September 2015

Pagi -> secangkir teh tawar + 1 potong roti bakar.

Siang -> 1 ons ayam kukus.

Malam -> 1 ons ikan kukus.

#EVALUASI#

Keringat dan pipis normal.

Hari #13 : 19 September 2015

Pagi -> secangkir teh tawar + 1 potong roti bakar.

Siang -> 1 mangkok pepaya.

Malam -> 2 telur rebus + 1 buah mangga.

#EVALUASI#

Sama seperti hari sebelumnya.

20 September 2015 : I’m FREE!

Celebration cake :)

Celebration cake ๐Ÿ™‚


Rasanya menunya berat yah, cuma boleh direbus atau goreng dengan butter tawar?

Berat kalo dirasain. Kalo dijalanin sih enggak ๐Ÿ™‚

Total turun berapa kg?

4 kg. Dari awal gak ada target mau turun berapa. Turun berapa kg pun asal signifikan, saya udah seneng ๐Ÿ™‚

Apa godaan paling berat?

Hampir minum air dingin di hari pertama. Selebihnya kayak nyokap atau kakak bawa makanan enak, lewat! Nongkrong sama temen yang makan dim sum dan minum jus, cuek! Gak tergoda ๐Ÿ™‚

Kira-kira apa tantangan diet mayo ini?
Menahan godaan itu sendiri. Karena kalo gagal, harus ngulang dari awal lagi.

Sekarang mau lanjut diet lain apa gimana?

Dietnya udah cukup. Sekarang tinggal menjaga aja biar tetep sehat, dengan olahraga dan atur pola makan ๐Ÿ™‚

Notes : banyak atau sedikitnya berat badan yang turun gak bisa dijadiin patokan, karena tiap orang bisa berbeda.


Biar gak dibilang hoax, ini foto saya before and after. Diambil H-2 dan H+2.

Intinya..

Buat saya, diet mayo ini bukan sekedar buat nurunin berat badan aja. Tapi buat menantang diri sendiri, seberapa tahan sama godaan? Puji Tuhan, saya lulus ๐Ÿ™‚

© 2017 Me, Myself & Irene. All rights reserved.

Theme by Anders Norén.