Me, Myself & Irene

work hard, travel even harder

Menu Close

Category: Travel (page 2 of 3)

Autumn in Melbourne

My favourite season is autumn. As I live in Indonesia which only has two seasons : wet and dry, it is impossible to see the leaves turn into orange. Luckily, I could experienced it when I arrived at Melbourne on April.

On a gloomy day, I went to the city and headed to Federation Square. I walked further until reached Yarra River, the famous river in the heart of Melbourne. I took a break then captured this lovely orange leaves on the ground.

Best time to catch autum in Melbourne : March-May.

** This post is participated in Weekly Photo Challenge Seasons **

Duplicate

My sister likes to duplicate someone’s pose. Everytime we travel and see an interesting statue, she’ll ask me to take a picture of her act. The picture above is one example.

It was taken at Wat Phnom , the tallest religious structure in Phnom Penh. When you come to the east entrance, you’ll see Dwarapalakas statues (guard of the temple) on the main stairway. There will be a small fee US$ 1 .

** This post is participated in Weekly Photo Challenge Life Imitates Art **

Me Time

Human is social creatures, we couldn’t live without someone else. But sometimes we need to have “me time”, which is hard for busy people who lives in a big city. I hadn’t had it since 3 months ago.  Been busy with works, made me kinda miss to do nothing and indulge myself.

One of me time activity is go to a coffee shop. Order a nice cappuccino, accompanied with a yummy cake. It’s okay to check your phone for once but don’t ignore your super tempting little treat 🙂

(Cappuccino and lamington cake by Krimper Cafe in Melbourne)

** This post is participated in Weekly Photo Challenge time **

Make A Wish

There are few ways to express a wish making. Either to pray, throw a coin into a pool/well or maybe blow a candle on your birthday cake.

Kek Lok Si Temple in Penang – Malaysia has colourful wishing ribbons. Each colour represent a different wish. Success, health, wealth, happiness, prosperity etc.

** This post is participated in Weekly Photo Challenge vibrant **

Pelajaran dari WHV

Tinggal selama 1 tahun di Australia dengan status WHV, membuat saya mendapat banyak pelajaran dan pengalaman baru.

1. Berani solo traveling

Dari dulu saya selalu traveling bersama teman atau kakak karena terlalu takut untuk pergi sendiri.

Bekerja sebagai babysitter, jadwal libur yang saya miliki cukup ‘ajaib’ yaitu hari Senin dan Rabu di mana semua anak-anak bersekolah. Hal ini pula yang membuat saya kesulitan untuk mencari teman jalan karena semua teman saya bekerja pada hari itu. Jadilah saya seperti ‘dipaksa’ untuk pergi sendiri. Kalo menunggu ada teman untuk traveling, bisa-bisa saya gak bisa menikmati apa yang ditawarkan oleh Australia. Dan ternyata solo traveling itu ENAK banget! Kita bebas nentuin rute dan waktu perjalanan. Mau bangun siang, mau jalan kaki keliling kota sampe kaki pegel, mau leyeh-leyeh di hostel, mau makan malem roti sama tuna kalengan, gak ada yang peduli. Solo traveling juga bisa membuat kita lebih mengenal diri sendiri, bagus untuk merenung 😀

2. Lebih menghargai pekerjaan orang lain

Pekerjaan sebagai Tax & Finance Accounting Staff, mengharuskan saya untuk duduk di balik meja dan berkutat dengan komputer setiap hari dari pagi sampe sore.

Mengurus 3 anak kecil dan membersihkan rumah orang merupakan tantangan tersendiri yang tidak gampang. Kalo sampe terjadi apa-apa sama salah 1 anak, saya yang dicari. Kalo rumah masih sedikit kotor, saya yang ditegur. Begitupun pengalaman teman yang kerja di restoran, kena komplain kalo pesanan lama datengnya. Hal-hal seperti ini yang membuat saya menjadi lebih menghargai pekerjaan orang lain. Kita mungkin menganggap enteng sampe kita sendiri yang mengalaminya dan berada di posisi mereka 🙂

3. Bisa dan suka masak

Kami sekeluarga bekerja dan pulang sore, jadi udah terlalu lelah untuk memasak makan malam. Solusinya : beli makanan jadi.

Selama di Melbourne, saya dan host family selalu makan bersama setiap malam. Host mom saya yang masak. Sesekali host mom saya mengajari cara masak atau terkadang saya berimprovisasi masak dengan bahan makanan yang tersedia. Ternyata masak itu GAMPANG, yang penting ada rasanya dan gak bikin orang sakit perut :))

4. Hidup mandiri

Saya kuliah dan kerja di Jakarta, jadi gak pernah ngerasain hidup nge-kost. Semua kebutuhan pokok saya dipenuhi oleh mama karena masih tinggal dengan beliau.

Memberanikan diri pergi ke Australia dan tinggal selama 1 tahun di sana, merupakan langkah besar sekaligus tantangan buat saya. Sempet kuatir bisa gak yah bangun pagi tanpa alarm dari mama, bisa gak yah nyuci baju tanpa bantuan mbak, bisa gak yah bertahan hidup di negara orang yang asing? Jawabannya BISA. Terbukti saya bisa survive sampe selesai WHV, gak kurang apapun dan malah nambah berat badan *ooops!

© 2017 Me, Myself & Irene. All rights reserved.

Theme by Anders Norén.